Tolong di simak yah ceritaku ini!!
Seekor Belalang lama terkurung dalam suatu kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya.
Dengan gembira dia melompat-lompat menikmati
kebebasannya.
Di perjalanan, dia bertemu dengan Belalang lain, namun
dia heran mengapa Belalang lain bisa melompat lebih
tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran dia bertanya, “Mengapa kau bisa
melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku? Padahal kita
tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?”
Belalang lain itu menjawabnya dengan pertanyaan,
“Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua Belalang yang
hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku
lakukan.”
Saat itu si Belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak
itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan
tidak setinggi Belalang lain yang hidup di alam bebas.
***
PESAN MORAL:
Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga
mengalami hal yang sama dengan Belalang tersebut.
Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu,
kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan semua
itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang
mementahkan potensi kita.
Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka
vonis-kan kepada kita tanpa pernah kita berpikir dalam
bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita
selemah itu?
Lebih parah lagi, kita sering kali lebih memilih
mempercayai orang lain daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukah Anda bahwa seekor Gajah yang sangat kuat bisa
diikat hanya dengan tali yang terikat pada pancang kecil? Gajah itu akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada
“sesuatu” yang mengikat kakinya, padahal “sesuatu” itu
bisa jadi hanya seutas tali kecil.
Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak
menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena
itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif
yang ingin kita capai. Sakit memang, lelah memang, tapi
jika kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu
pasti akan terbayar.
Pada dasarnya, kehidupan kita akan lebih baik kalau kita
hidup dengan cara hidup pilihan kita sendiri, bukan
dengan cara yang dipilihkan orang lain untuk kita.
Seekor Belalang lama terkurung dalam suatu kotak. Suatu hari ia berhasil keluar dari kotak yang mengurungnya.
Dengan gembira dia melompat-lompat menikmati
kebebasannya.
Di perjalanan, dia bertemu dengan Belalang lain, namun
dia heran mengapa Belalang lain bisa melompat lebih
tinggi dan lebih jauh darinya.
Dengan penasaran dia bertanya, “Mengapa kau bisa
melompat lebih tinggi dan lebih jauh dariku? Padahal kita
tidak jauh berbeda dari usia maupun ukuran tubuh?”
Belalang lain itu menjawabnya dengan pertanyaan,
“Dimanakah kau tinggal selama ini? Semua Belalang yang
hidup di alam bebas pasti bisa melakukan seperti yang aku
lakukan.”
Saat itu si Belalang baru tersadar bahwa selama ini kotak
itulah yang telah membuat lompatannya tidak sejauh dan
tidak setinggi Belalang lain yang hidup di alam bebas.
***
PESAN MORAL:
Sering kita sebagai manusia, tanpa sadar, pernah juga
mengalami hal yang sama dengan Belalang tersebut.
Lingkungan yang buruk, hinaan, trauma masa lalu,
kegagalan beruntun, perkataan teman, tradisi, dan semua
itu membuat kita terpenjara dalam kotak semu yang
mementahkan potensi kita.
Sering kita mempercayai mentah-mentah apa yang mereka
vonis-kan kepada kita tanpa pernah kita berpikir dalam
bahwa apakah hal itu benar adanya atau benarkah kita
selemah itu?
Lebih parah lagi, kita sering kali lebih memilih
mempercayai orang lain daripada mempercayai diri sendiri.
Tahukah Anda bahwa seekor Gajah yang sangat kuat bisa
diikat hanya dengan tali yang terikat pada pancang kecil? Gajah itu akan merasa dirinya tidak bisa bebas jika ada
“sesuatu” yang mengikat kakinya, padahal “sesuatu” itu
bisa jadi hanya seutas tali kecil.
Sebagai manusia kita mampu untuk berjuang, tidak
menyerah begitu saja kepada apa yang kita alami. Karena
itu, teruslah berusaha mencapai segala aspirasi positif
yang ingin kita capai. Sakit memang, lelah memang, tapi
jika kita sudah sampai di puncak, semua pengorbanan itu
pasti akan terbayar.
Pada dasarnya, kehidupan kita akan lebih baik kalau kita
hidup dengan cara hidup pilihan kita sendiri, bukan
dengan cara yang dipilihkan orang lain untuk kita.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar